Home » » Tips Melanjutkan Study

Tips Melanjutkan Study


Masa-masa Ujian Akhir sekolah baru saja usai. Para siswa yang baru bersusah payah memikirkan ujian, kini tinggal menunggu pengumuman (mungkin dengan gad-dig-dug juga). Persoalnya standarisasi kelulusan kini kelihatanya semakin tinggi dan sedikit membuat siswa harus bersusah payah (walaupun banyak juga yang saat ujian mendapatkan tutor isian dari gurunya). Terlepas dari bagaimana cara menempuh UAS tersebut, sebagian kini mungkin sedang mulai memikirkan ke mana dia harus melanjutkan. Kebetulan tadi siang sempat diajakin ngobrol sama orang tua tetangga tentang anaknya yang mau nerusin kemana?. Saya jadi terinspirasi untuk nulis sedikit soal apa yang mesti dipertimbangkan ketika mau memilih sekolah lanjutan ataupun bangku kuliah. Moga-moga aja bisa sedikit membantu yang membutuhkan. Pertanyaan yang sedang terpikir mungkin "Mau nerusin ke mana ya baiknya?" atau "Baik anak saya nerusin sekolah di mana ya? Pertanyaan klasik yang sederhana tetapi tidak semudah itu untuk menjawabnya. Mungkin karena saking banyaknya sekolah saat jadi yang mau ngelanjutin sekolah pada bingung memilih.
Kira-kira apa jawaban yang akan anda berikan jika mendapat pertanyaan seperti itu? Ngomong-ngomong, apa jawaban anda?

Saya tidak tahu persis berapa jumlah sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia sekarang. Yang jelas biasanya masing-masing sekolah mungkin menyelenggarakan lebih dari satu jurusan study. Bagaimana anda menentukan pilihan anda? Jurusan apa? Lalu jalur/jenjang pendidikannya? Faktor apa saja yang perlu anda pertimbangkan dalam menentukan pilihan tersebut? Permasalahan menjadi jauh lebih sederhana jika di kota anda hanya ada satu PTS dan, karena satu atau lain hal, anda tidak bisa kuliah di luar kota. Tetapi, kasusnya biasanya tidak demikian. Permasalahan muncul karena anda bisa memilih.

Beberapa hal mungkin perlu anda pertimbangankan sebelum menentukan pilihan

Minat
Minat adalah faktor utama yang harus anda pertimbangkan. Mungkin bisa menjadi faktor utama keberhasilan pendidikan anda. jarang sekali ada yang berhasil dalam pendidikan jika tidak dibarengi dengan kuatnya minat anda. Orang lain, termasuk orang tua, boleh memberikan saran atau masukan apapun, tetapi andalah yang akan menjalani sekian tahun proses belajar nantinya. Sudah terlalu sering kita mendengar kegagalan mahasiswa karena ketidakcocokan dengan bidang studi yang diminatinya. Jangan sampai hal ini terjadi pada anda.

Biaya
Walaupun bukan yang utama, kemampuan keuangan akan ikut menentukan pilihan anda. Ini adalah faktor penting berikutnya yang harus anda perhitungkan. Apa sih saat ini yang tidak butuh biaya? orang jawa bilang "jer basuki mawa bea". Anda mungkin geleng-geleng kepala kalau saya sebutkan yang berikut ini, mulai uang pendaftaran, uang gedung, uang SPP, uang pkok, uang SKS, uang praktikum, uang ujian, uang jaket, uang buku, uang kesehatan, uang KKN, uang skripsi, uang ini, uang itu........ you name it. Belum lagi biaya-biaya tidak langsung, seperti biaya kos, biaya hidup, biaya transportasi, biaya buku, biaya foto copy, dan lain-lain. Kalikan itu dengan sekian tahun masa kuliah anda.
Kalau anda bisa tinggal di rumah selama kuliah, sebaiknya ini yang anda pilih. Jadi, pilihlah yang ada di kota anda. Kalau harus di luar kota, usahakan untuk tinggal di rumah saudara. Ini akan sangat banyak menghemat.

Sebelum melakukan pendaftaran, tanyakan semua komponen biaya yang harus anda bayarkan di lembaga yang bersangkutan. Ingat untuk kuliah anda tidak hanya membayar uang sekolah saja. Tanyakan juga waktu pembayarannya. Perhitungkan semuanya jika anda tidak ingin gagal karenanya.

Prospek
Dari ratusan jurusan program studi yang ditawarkan, tentu tidak semuanya menjanjikan prospek pekerjaan yang cerah di masa mendatang. Ada program studi yang tidak populer, sepi peminat karena dianggap tidak menarik atau kurang memberikan harapan pekerjaan dengan hasil yang memadai. Ada juga program studi yang selalu menjadi favorit, walaupun banyak lulusannya yang menganggur. Baik karena kurangnya lapangan pekerjaan atau pun terlalu banyaknya lulusan.
Anda dituntut untuk dapat memprediksi prospek bidang studi yang anda pilih dalam memasuki lapangan pekerjaan sesudah anda lulus nanti. Sebagai contoh, pemerintah pernah menyatakan program studi hukum sebagai jurusan yang sudah jenuh karena jumlah perguruan tinggi penyelenggara dan jumlah mahasiswa yang mengambil program studi ini. Anda harus sangat istimewa di bidang ini untuk dapat bersaing dengan sekian banyak lulusan lainnya.
Apakah hal itu masih berlaku sekarang? Di era reformasi ini kita banyak melihat kasus-kasus hukum yang mulai mencuat ke permukaan. Orang bicara mengenai hak, kewajiban dan tanggung jawab. Banyak buruh melakukan demo menuntut haknya dipenuhi. Selesaikan secara hukum. Banyak perusahaan dan bank yang memerlukan penyelesaian hukum untuk menuntaskan permasalahan sesudah krisis ekonomi ini. Bukankah logis kalau hal-hal tersebut diselesaikan oleh para sarjana hukum?

menurut saya, tidak ada prediksi yang benar 100%. Tetapi akan sangat berguna kalau anda bisa mengantisipasi kondisi di masa depan. Kalau anda merasa tidak mampu melakukannya sendiri, bertanyalah kepada orang tua, guru, teman, konsultan, atau siapapun. Jangan pertaruhkan masa depan anda karena ketidaktahuan ini.

Sesudah ketiga faktor di atas anda pertimbangkan masak-masak, kini tiba saatnya anda memilih lembaga pendidikan mana yang akan anda jadikan tempat belajar. Sediakan cukup banyak waktu, karena lebih banyak faktor eksternal dan bersifat teknis yang terlibat di sini.
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011. Terasiana - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger